• Home
  • Contact Us
  • MENAPAK-i kehidupan

    Selepas kerja tadi tidak sengaja scrolling Linkedin dan tidak sengaja pula ingatan tertarik mundur pada masa menjadi jobseeker beberapa bulan yang lalu. Malamnya, buka list perusahaan yang sudah aku lamar seperti dibawah ini (beberapa masih ada yang belum masuk list).

    Gambar pribadi

    Jadi teringat gimana dulu nangis terus sampai adik tersayang berkata, "nangis lagi." Hahaha, kalau dipikir diri ini emang bawang banget sih, nonton Avangers:Endgame aja bisa nangis sendiri. Kalau kata emak 'gembeng', hahaha. Bagi sobat gembeng, mari kita bergandeng tangan, karena kalian tidak sendirian. Gapapa, nangis aja kalau emang pengen. Emang ga menyelesaikan masalah, tapi pasti bikin lega. Nanti masalahnya juga akan selesai, cuma kadang Allah ngasih kita waktu lebih lama buat bersabar menghadapi masalah aja sekarang, supaya kita bisa nabung pahala lebih banyak dari kesabaran yang kita amalkan.

    Back to story, bersamaan dengan moment mengenang lika-liku hidup sebagai fresh jobseeker itu, aku jadi membandingkan problem yang aku alami saat itu ternyata tidak ada apa-apanya jika dibandingkan problem Siti Hajar yang ditinggalkan Oleh Nabi Ibrahim tanpa aba-aba, dan meninggalkan tanda tanya, bahkan Nabi Ibrahim tidak menengokkan kepala. Hingga Siti Hajar berlari ke arah Nabi Ibrahim dan memastikan bahwa ini adalah perintah dari Allah. Kemudian, Siti Hajar mendapatkan jawabannya bahwa benar itu titah Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Ibrahim. Waktu terus berputar dan Siti Hajar terus berusaha mencari minum untuk Nabi Ismail kecil yang kehausan dengan bolak-balik dari Shofaa ke Marwa demi mendapatkan air untuk Nabi Ismail. Beuh, beliau keren banget menurutku. Tidak ada ucapan, "Kenapa aku ya Allah?" Ga ada. Tidak ada adegan, "Jangan tinggalkan aku, mas." Ga ada. Beliau terus try, try, try, and believe to Allah. Eits! Untuk laki-laki di akhir zaman tolong jangan sok-sokan seperti Nabi Ibrahim, ninggalin istri kalian di tengah jalan,  bahkan dengan sebuah alasan, ya! Kalian bukan Nabi. Catat!

    Dari situ aku paham, kenapa Allah percaya banget sama Siti Hajar untuk meanggung itu semua. Iman beliau bukan kaleng-kaleng sepertiku, yang awalnya cuma mau healing sambil buka instagram. Eh, melihat orang tidak aku kenal lewat beranda membuat konten berisi saran, dengan tanpa sengaja aku berprasangka, "Cuma mau iklan wajah ini mah." Allahu Akbar, hinanya diri ini. Astaghfirullah. Se-smooth itu loh setan membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia. Segampang itu pula aku terhasut oleh bisikan setan. See, betapa lemahnya iman ini apabila dibandingkan dengan Siti Hajar. Betapa mudah terkoyak iman ini  jika saja tidak selalu-kembali Allah kuatkan. 

    Kadang malu sendiri, pengen ketemu Nabi Muhammad SAW pas nanti di akhirat, tapi iman masih kayak yupi begini. Kadang malu sendiri, pengen dipercaya Allah banget, tapi waktu nyari kerja doa dengan mendikte Allah itu-ini. Kadang malu sendiri, pengen seperti Siti Hajar yang ditempa sedemikian hingga masih beriman  hingga mati, tapi sekarang pikiran ini malah sibuk memikirkan keburukan di luar diri. 

     Jadi apa sih inti dari ceritaku ini?

    1. Tidak apa-apa merasa sedih, merasa saat ini ada di bawah, merasa berat. Tetapi, jangan sampai hilang percaya pada-Nya yah
    2. Mari belajar dari Siti Hajar yang terus try, try, try, and Believe to Allah
    3. Setan itu cari teman yang banyak untuk digandeng ke neraka, maka dari itu caranya tidak kaleng-kaleng sobat. Kadang yang menurut kita itu baik ternyata itu dari setan bukan dari Allah. Maka dari itu, mari intens membaca surat Qul beserta artinya bersama-sama.
    4. Jangan berkecil hati kalau iman masih kayak yupi, selama Allah masih memberi hidup sebagai rezeki maka kita masih bisa memperbaiki dan mendekatkan diri agar Allah ridhoi sehingga iman kita bertahan sampai mati, sampai kita bisa reunian di surga nanti.


    Dari manusia yang masih minim ilmu kehidupan dan masih butuh banyak bimbingan, mohon maaf atas semua kesalahan. Dari manusia yang masih minim ilmu ngaji, pamit undur diri.


    Cheers!


    Newer Posts Older Posts Home

    Quote

    There is no easy things in this world without blessing that Allah gives.

    SUBSCRIBE & FOLLOW

    POPULAR POSTS

    • Petualang
    • Janji Allah itu Pasti
    • Cara Ampuh Meningkatkan Semangat Hidup

    Search This Blog

    Blog Archive

    • ▼  2022 (7)
      • ►  July (1)
      • ►  April (1)
      • ▼  March (1)
        • Iman Apa Permen Yupi?
      • ►  February (2)
      • ►  January (2)
    • ►  2021 (4)
      • ►  December (1)
      • ►  September (3)
    • ►  2019 (2)
      • ►  December (1)
      • ►  September (1)
    • ►  2018 (2)
      • ►  April (1)
      • ►  March (1)
    • ►  2017 (5)
      • ►  November (5)
    Powered by Blogger.

    Report Abuse

    • Beranda

    About Me

    My photo
    Dindarendraa's
    View my complete profile

    Pengikut D

    Popular Posts

    • Petualang
    • Apa yang membentuk kita?
    • Janji Allah itu Pasti
    • Masih Belum Punya Tujuan Hidup

    Trending Articles

    • Petualang
    • Janji Allah itu Pasti
    • Cara Ampuh Meningkatkan Semangat Hidup

    Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi