• Home
  • Contact Us
  • MENAPAK-i kehidupan
    Mengeluh hanya akan menambah beban, bukannya kelar malah tambah bercabang masalahmu.  Iya, kamu mengeluarkan uneg-unegmu kamu melampiaskannya dan kamu pun mengekspresikannya. Tapi apa dengan mengeluh ini itu, nyalahin sana-sini masalahmu cepet kelar? Engga. Engga itu jawaban pastinya.
    Mending diem dulu, terus tarik napas-hembuskan lakukan tiga kali sambil berpikir “apa yang kurang ya? Yang salah apa ya?” bukan malah “ih salah dia ini, ih kok ngga selesai-selesai sih, ih ngga ada gunanya kayak ginian, ih kenapa harus gue sih? . Ih, ih, ih”. Dan ih-ih yang lainnya.
    Dear my b-friends, hidup kita terlalu indah Cuma buat ngeluh ini-itu, waktu kita terlalu berharga buat mengomentari suatu hal yang itu ga layak di permasalahkan, masih ada masalah yang lebih besar yang harus kita pikirkan-dan-selesaikan dari pada mengeluh. Setidaknya diam kalau belum bisa menemukan jalan.
    Naluri manusia semula bersih, tinggal pribadi bagaimana mengambil jalan dan memutuskan. Mau menjadi manusia tangguh penuh akal untuk mencabut akar masalah atau mau jadi manusia lemah yang hanya bisa menambah tanpa mengurangi masalah. Semua itu ada ditangan kita sebagai manusia yang sudah diikrar dalam kesuciannya.
    Keputusan tetap kita yang menentukan bukan dari ayah, ibu, saudara, teman, dan atau siapapun mereka yang siap mempengaruhi kita secara sadar maupun tidak sadar. Lingkungan memang bisa membentuk kita, tapi mau jadi seperti apa kita itu kita yang putuskan. Mau merubah atau diubah, kendali tetap ada ditangan kita.
    Setiap kendaraan pasti ada supirnya, mau kemana kita itu tergantung kita dan supirnya akan ikut keinginan kita mau pergi kemana. Meskipun sang supir punya kendali atas kendaraan tersebut.
    Memang sulit, tapi bukan berarti tidak bisakan? Sedikit-sedikit dikurangi yaa. Bukan hanya diri sendiri yang merugi, tapi orang lain juga. Karena penyakit mengeluh itu mudah menular walaupun tanpa pelantara padat atau cair atau gas, hebat bukan? Jadi, dear my bestfriend, hati-hati dengan penyakit ini ya ^.^


    Jakarta, 20 November 2017
    Dindarendraa


    Jangan putus asa jadi orang baik
    saat banyak dari mereka yang bilang 'jangan terlalu baik, nanti dimanfaatin'
    ingat deh, tujuan kita jadi orang baik apa? salah satunya bermanfaat bagi orang lain bukan?

    Jangan berhenti jadi orang baik
    mungkin ada yang bilang 'kamu terlalu baik buat aku'
    bukan berarti kamu harus berhenti jadi orang baik, dari situ kamu tau kamu baik pasti akan dipertemukan atau menemukan yang juga baik.

    Jangan minder jadi baik
    toh ini bukan langkah terakhir, semua berproses karena setiap mereka yang baik merasa masih kurang baik.

    Jangan lihat baik dari sudut pandang yang sempit.
    banyak mereka yang terlihat berantakan tapi ahli dalam menolong orang, cara mereka saja yang beda. jadi jangan labeling orang seenaknya yaa.

    kamu udah baik? engga kok baru berusaha aja
    terus ngapain nasehatin orang? karena kasih wawasan ke orang lain itu langkah menjadi baik, jadi ngga salah dong?

    Biru, langit diatas sana berwarna biru

    Aku ingin menangis diatas sana

    Aku ingin membuat hujan bukan hanya melihatnya

    Damai, gemercik hujan menandakan datang

    Aku telah berhenti

    Tapi hatiku?

    Tidak secepat itu mengikuti

    Ada saatnya dia ingin kembali

    Pada sesuatu yang sudah aku anggap mimpi

    Sadarlah dia tidak akan pernah mencintai
    -

    Jakarta, 7 November 2017.
    Dindarendraa
    Semoga kamu baca

    Selamat malam hati yang damai
    Boleh aku bertanya akan beberapa hal?
    Mungkin tidak sedikit, karena aku
    Ingin berbincang dengan mu dan melewati malam bersama

    Kaki mu lepuh, apa tidak sakit?
    Beristirahatlah, sini.. duduk disampingku

    Dengarkan aku
    Bintang dilangit sana nampak bersinar terang
    Aku curiga, apa karena kamu sedang mengawasinya sekarang?
    Jangan hanya diam
    Tolong jawab tanyaku

    Aku menawarkan waktu hanya agar dapat melewati malam bersamamu
    Bisa sebentar kamu disini bersamaku ?
    Inginku bukan hanya bayang semu
    Yang dari dulu tetap begitu.

    Jakarta, 6 November
    Dindarendraa


                    Apa kabar dengan hidupmu yang semula berwarna merah, biru, kuning, hijau, dan berbagai warna cantik lainnya yang diwakilkan senyummu itu? Apa sekarang warna itu masih sama banyaknya? Karena aku ragu, bertemu denganku bukan membiaskan warnamu dan menambah warna baru tetapi malah mengabu-abukan pelangi milikmu.

                    Apa kabar dengan terang yang selalu menemani sorot matamu? Masihkah seterang saat belum bertemu denganku? Atau terang itu semakin kentara semenjak aku ada di bayang-bayangmu? Apakah kau yakin dengan dirimu bahwa sorot itu sama sekali belum berubah, menjadi remang-remang atau bahkan meredup? Karena aku ragu, hidupku yang statis dan hanya memiliki satu penerangan yang tidak pernah bertambah ini telah berani menapaki kehidupanmu.

                    Jika aku tanyakan ini kepadamu pasti kau akan bilang “Jangan berpikir seperti ini”. Kau keterlaluan ya? Hanya dengan satu kalimat empat kata dan duapuluh empat huruf itu beraninya menyuruhku berhenti memikirkan hal ini. Aku menyentuh hatimu tapi kau bukan milikku, aku merasa secercah rasamu tapi aku tahu diri, bukan seluruh hanya separuh dari separuh dan separuh separuhnya lagi.

          Jika semua ini suatu kesalahan, tolong beritahu aku. Aku yang tidak berani kehilanganmu, tapi aku tahu semenjak bertemu denganku bukan hal yang baik untukmu. Aku yang mencintai seorang pangeran dari sebuah kerajaan, bukan seorang pangeran yang menginginkan perempuan biasa sepertiku. Akan tetapi, aku sangat berterimakasih telah diperbolehkan mengetuk, melenggang masuk, dan bertamu.

                  Dengarkan baik-baik yaa, aku tidak akan berpindah rasa jika kau tetap memeberiku ruang seakan aku ini tetap seorang yang kau ingini tanpa kau minta untuk dimiliki. Dengan begini aku rasa aku keras kepala ya? Iya. Lalu jika seperti ini, dengan kau sadar bahwa aku tetap bertahan apa kau juga bertahan? 
    Newer Posts Home

    Quote

    There is no easy things in this world without blessing that Allah gives.

    SUBSCRIBE & FOLLOW

    POPULAR POSTS

    • Petualang
    • Janji Allah itu Pasti
    • Cara Ampuh Meningkatkan Semangat Hidup

    Search This Blog

    Blog Archive

    • ►  2022 (7)
      • ►  July (1)
      • ►  April (1)
      • ►  March (1)
      • ►  February (2)
      • ►  January (2)
    • ►  2021 (4)
      • ►  December (1)
      • ►  September (3)
    • ►  2019 (2)
      • ►  December (1)
      • ►  September (1)
    • ►  2018 (2)
      • ►  April (1)
      • ►  March (1)
    • ▼  2017 (5)
      • ▼  November (5)
        • Mengeluh
        • Jadi Orang Baik
        • Bagian 1
        • Candu Rindu
        • Apa Kabar Pelangi?
    Powered by Blogger.

    Report Abuse

    • Beranda

    About Me

    My photo
    Dindarendraa's
    View my complete profile

    Pengikut D

    Popular Posts

    • Petualang
    • Apa yang membentuk kita?
    • Janji Allah itu Pasti
    • Masih Belum Punya Tujuan Hidup

    Trending Articles

    • Petualang
    • Janji Allah itu Pasti
    • Cara Ampuh Meningkatkan Semangat Hidup

    Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi